BEM Nusantara Banten Kesal Pemprov Belum Transparan soal Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, belanja tenaga ahli yang mencapai Rp55,47 miliar merupakan penggunaan uang rakyat yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Karena hari ini menurut kami audiensi nya buntu, kami akan bersurat kepada masing-masing OPD untuk meminta data secara langsung. Selain itu, kami juga akan melaporkan hal tersebut kepada BPK RI,” ungkapnya.

Sementara Sekda Banten, Deden Apriandhi mengatakan bahwa penganggaran tenaga ahli di lingkungan Pemprov Banten telah berpijak pada regulasi dan aturan yang menaungi.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan tenaga ahli atau konsultan pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disesuaikan dengan kebutuhan teknis yang spesifik dan menjadi salah satu syarat sah perencanaan.

“Penganggaran tenaga ahli itu atas dasar aturan-aturan yang menaungi. Tadi kalau di PU, kita memang perlu konsultan yang kebetulan masuk di kode rekening tenaga ahli untuk membuat sebuah perencanaan. Karena salah satu persyaratan sahnya sebuah perencanaan konstruksi itu harus dari konsultan perencana,” ujar Deden usai audiensi.

BACA JUGA :  BEM Nus Banten Soroti Sikap Diam Gubernur atas Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page