BEM Nus Banten Soroti Sikap Diam Gubernur atas Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kordinator Daerah BEM Nusantara (BEM Nus) Banten, M Qolby Yusuf, memberikan kerterang Kepada Pers, Dok: (Totalbanten.com)

Kordinator Daerah BEM Nusantara (BEM Nus) Banten, M Qolby Yusuf, memberikan kerterang Kepada Pers, Dok: (Totalbanten.com)

Qolby menegaskan, substansi yang dipersoalkan bukan semata besarnya nilai anggaran, melainkan alasan di balik pengalokasiannya. Publik, menurut dia, berhak mengetahui urgensi belanja tersebut, mekanisme pengadaan, pihak yang menerima pekerjaan, hingga manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Yang dipertanyakan publik bukan hanya besarannya, tetapi apa urgensinya, siapa penerimanya, bagaimana proses pengadaannya, dan apa hasil kerja yang telah dicapai. Semua itu harus dibuka secara transparan,” katanya.

BACA JUGA :  Negara Restui Kali Ciputat Jadi Mall Bintaro Xchange, Baru Sadar Aset Pengganti Masih Dikuasai Pengembang?

Ia menilai tuntutan transparansi menjadi semakin penting karena tren belanja jasa tenaga ahli terus meningkat di tengah kapasitas fiskal daerah yang justru mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Qolby, kondisi tersebut menuntut pemerintah menjelaskan secara komprehensif dasar penyusunan kebijakan anggaran agar masyarakat dapat menilai apakah belanja tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi pelayanan publik.

BACA JUGA :  Muslimat NU Banten Perkuat Barisan, Perempuan Harus Jadi Pilar Pembangunan

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page