Berdasarkan dokumen APBD, belanja jasa tenaga ahli Pemprov Banten meningkat dari sekitar Rp38 miliar pada 2024 menjadi Rp52,38 miliar pada 2025. Pada APBD 2026, anggaran tersebut kembali naik menjadi Rp55,47 miliar.
Nilai tersebut tersebar dalam sedikitnya 184 paket pekerjaan tenaga ahli di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk tenaga ahli fraksi DPRD yang mencapai sekitar Rp4,5 miliar.
Fahmi menegaskan, DPRD akan melihat apakah belanja tenaga ahli tersebut benar-benar dibutuhkan dan memiliki kontribusi terhadap target pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Banten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai fungsi pengawasan dan anggaran, kita akan bahas dan kita akan lihat urgensinya dalam skala prioritas anggaran. Dalam komponen penguatan program dan suksesi RPJMD Banten,” ujarnya.
Data APBD menunjukkan, total anggaran Provinsi Banten turun dari Rp11,73 triliun pada 2024 menjadi Rp10,50 triliun pada 2025 dan kembali turun menjadi Rp10,27 triliun pada 2026.
Editor : Andre S Negara
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya