Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, memberikan Keterangan Kepada Pers, Dok (Totalbanten.com)

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, memberikan Keterangan Kepada Pers, Dok (Totalbanten.com)

Menurut Najib, masukan tersebut disampaikan langsung oleh sejumlah perusahaan dalam forum koordinasi. Mereka menilai banyak warga Kabupaten Serang yang enggan bekerja di kawasan industri lokal dengan berbagai alasan, termasuk faktor keluarga.

“Tadi ada masukan dari pihak perusahaan. Ternyata kebiasaan kita di Serang ini, begitu ada pekerjaan, orang Serang justru bekerja ke Tangerang. Alasannya karena dianggap lebih jauh atau ada pertimbangan keluarga yang tidak menyetujui,” kata Najib.

BACA JUGA :  Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Bupati Serang Ngaku Merinding saat Menjemput Tamu Allah!

Padahal, Kabupaten Serang merupakan salah satu daerah dengan jumlah kawasan industri dan perusahaan manufaktur terbesar di Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan ribuan perusahaan tersebut seharusnya menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal untuk memperoleh pekerjaan tanpa harus mencari nafkah ke luar daerah.

Karena itu, Pemkab Serang berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses terhadap lapangan pekerjaan melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi dengan dunia usaha.

BACA JUGA :  Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula

“Intinya adalah bagaimana kita memfasilitasi seluruh usaha produktif di Kabupaten Serang. Pertama meningkatkan kualitas tenaga kerjanya, dan kedua membuka lapangan kerjanya seluas mungkin,” ujar Najib.

Penulis : Wawan Kurniawan

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page