Menurut Najib, masukan tersebut disampaikan langsung oleh sejumlah perusahaan dalam forum koordinasi. Mereka menilai banyak warga Kabupaten Serang yang enggan bekerja di kawasan industri lokal dengan berbagai alasan, termasuk faktor keluarga.
“Tadi ada masukan dari pihak perusahaan. Ternyata kebiasaan kita di Serang ini, begitu ada pekerjaan, orang Serang justru bekerja ke Tangerang. Alasannya karena dianggap lebih jauh atau ada pertimbangan keluarga yang tidak menyetujui,” kata Najib.
Padahal, Kabupaten Serang merupakan salah satu daerah dengan jumlah kawasan industri dan perusahaan manufaktur terbesar di Provinsi Banten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberadaan ribuan perusahaan tersebut seharusnya menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal untuk memperoleh pekerjaan tanpa harus mencari nafkah ke luar daerah.
Karena itu, Pemkab Serang berkomitmen terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses terhadap lapangan pekerjaan melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi dengan dunia usaha.
“Intinya adalah bagaimana kita memfasilitasi seluruh usaha produktif di Kabupaten Serang. Pertama meningkatkan kualitas tenaga kerjanya, dan kedua membuka lapangan kerjanya seluas mungkin,” ujar Najib.
Penulis : Wawan Kurniawan