DPRD Banten Desak Investigasi Tuntas SPMB SMAN 2 Kota Serang, Nama Siswa Hilang Dinilai Tak Wajar

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:33

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten, Dr. Yeremia Mendrofa menyoroti BPJS PBI. (Dok)

“Kalau kasus-kasus ini benar terjadi, maka SPMB tahun ini masih menyisakan persoalan, baik dari sisi teknis pelaksanaan maupun sistem yang digunakan. Akibatnya bisa menggugurkan hak anak untuk mendapatkan pendidikan di sekolah negeri yang diinginkan,” ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya perubahan data setelah tahapan pra-SPMB selesai. Padahal, tahapan tersebut seharusnya menjadi momentum finalisasi dan verifikasi seluruh data peserta.

“Semestinya data sudah final pada masa pra-SPMB. Verifikasi dilakukan secara serius sejak awal sehingga tidak ada lagi perubahan yang menimbulkan persoalan di tahap akhir,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yeremia secara khusus mempertanyakan munculnya kasus peserta dengan bobot nilai lebih tinggi yang justru tersingkir dari daftar penerimaan.

“Kasus nama anak yang hilang padahal bobot nilainya lebih tinggi semestinya tidak terjadi. Begitu juga penambahan atau perubahan data setelah tahapan pra-SPMB, seharusnya tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Selain itu, Komisi V DPRD Banten juga menyoroti adanya sisa kuota pada sejumlah jalur penerimaan yang tidak terisi di beberapa sekolah negeri.

Menurut Yeremia, sisa kuota tersebut perlu dikelola secara transparan karena berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila tidak memiliki mekanisme pengalihan yang jelas.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version