“Pemerintah pusat melakukan pengendalian melalui sistem pengadaan dan pengawasan, sehingga kenaikannya tidak terlalu tinggi. Ini cukup membantu fasilitas kesehatan,” ujar Rachmat.
Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga obat di tingkat distribusi adalah meningkatnya biaya transportasi dan logistik operasional, termasuk dampak penyesuaian kebijakan penggunaan bahan bakar.
Selain menyoroti persoalan harga obat, Rachmat menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan juga harus dibarengi dengan peningkatan literasi masyarakat. Pendidikan, menurutnya, menjadi fondasi penting agar masyarakat memahami prosedur pelayanan medis di rumah sakit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan menjadi hal yang paling utama. Ketika masyarakat memiliki pemahaman yang baik, mereka akan mengerti proses pelayanan medis, mulai dari penanganan awal hingga antrean ruang perawatan. Kesepahaman itu yang terus kami bangun,” pungkasnya.
Editor : Engkos Kosasih








