Harga Obat Naik 20 Persen, RSDP Kabupaten Serang Amankan Stok dan Pelayanan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Rachmat Setiadi, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Pung/Totalbanten.com)

Direktur RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Rachmat Setiadi, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Pung/Totalbanten.com)

Kendati biaya pengadaan meningkat, pihak rumah sakit menegaskan pelayanan kepada pasien tidak akan dikurangi. Pengadaan obat dan bahan habis pakai medis tetap menjadi prioritas utama agar pelayanan kesehatan berjalan optimal.

“Kami tetap memprioritaskan pengadaan obat dan bahan habis pakai untuk pasien, baik pasien operasi, tindakan medis, maupun pelayanan lainnya. Bagaimanapun obat harus tersedia,” ujarnya.

Rachmat menambahkan, sejumlah obat untuk penyakit kronis dan kondisi darurat wajib selalu tersedia. Di antaranya obat jantung, diabetes, penyakit ginjal, hingga tuberkulosis (TBC). Ketersediaan obat-obatan tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga keberlangsungan terapi pasien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau obat tidak tersedia, pasien tentu tidak bisa melanjutkan pengobatan. Itu yang harus kami hindari karena bisa berdampak pada proses penyembuhan pasien,” katanya.

Ia menilai kenaikan harga obat secara umum masih berada dalam batas yang dapat dikendalikan. Pemerintah pusat melalui mekanisme pengadaan nasional dan pengawasan regulator masih berperan dalam menjaga stabilitas harga obat.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page