Puncak kebahagiaan keluarga Edi tiba pada Selasa, 30 Juni 2026. Di hadapan unsur Muspika Kecamatan Pamarayan, perwakilan PT Modern Industrial Estate, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan anggota Polsek Pamarayan, kunci rumah yang telah selesai direnovasi diserahkan kepada keluarga tersebut.
Saat menerima kunci rumah, Kartika tak kuasa menahan haru. Air mata mengalir di pipinya. Dengan suara bergetar, ia berusaha mengucapkan rasa syukur yang selama ini dipendam setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolsek Pamarayan beserta seluruh anggota yang telah membantu keluarga kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan ini dengan pahala yang berlipat,” ujar Kartika sambil menyeka air mata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi Kartika, rumah yang berdiri kokoh di hadapannya bukan sekadar bangunan baru. Rumah itu adalah simbol harapan yang akhirnya menjadi kenyataan setelah dua dekade menunggu.
Perasaan yang sama juga dirasakan Edi Suhaedi. Pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu mengaku tak pernah membayangkan keluarganya akan memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali.
“Kami tidak pernah menyangka akan memiliki rumah sebagus ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan akan selalu kami kenang. Semoga semua yang membantu mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” kata Edi.
Kini, rumah yang dulu penuh kekhawatiran telah berganti menjadi tempat yang menghadirkan rasa aman dan nyaman. Bagi keluarga Edi dan Kartika, kunci yang mereka terima bukan hanya membuka pintu rumah baru, melainkan juga membuka lembaran baru kehidupan yang selama ini mereka impikan.
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com








