“Tuhan, Kenapa Harus Anak Saya?”: Ratapan Ibu di Serang Setelah Predator Merampas Segalanya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Ketakutan dan Trauma Korban Pelecehan Seksual, Dok (Net/Totalbanten).

Ilustrasi : Ketakutan dan Trauma Korban Pelecehan Seksual, Dok (Net/Totalbanten).

TOTALBANTEN.COM, SERANG – “Tuhan, kenapa harus anak saya?” ratapan itu kerap terbesit di pikiran seorang ibu di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, yang terluka melihat anak gadisnya kehilangan kesucian.

Di sebuah sudut sunyi Kecamatan Cikeusal, denyut kehidupan seorang gadis kecil berusia 13 tahun seolah terhenti. Sebut saja namanya Melati (Nama Samaran).

BACA JUGA :  Hidup di Gubuk Reyot 20 Tahun, Warga Serang Bertahan di Tengah Bocor, Banjir, dan Janji Bantuan

Seharusnya, saat ini ia sedang sibuk berdiskusi tentang tugas sekolah atau bermain bersama kawan sebaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, Melati kini terpenjara dalam kamar, mendekap trauma yang tak kunjung pulas.

Luka yang ia bawa memang tak berdarah, namun kedalamannya telah mengoyak masa depannya. Di balik dinding rumahnya, kesunyian kerap pecah oleh jeritan histeris.

BACA JUGA :  Pilu! 9 Tahun Bertahan di Rumah Rapuh, Nurjamal Hidup dengan Doa dan Ember Penadah Bocor

Melati sering berteriak sendiri setiap kali memori kelam tentang sosok AL (21), pria tetangganya yang tega merenggut kesuciannya, melintas di kepala.

“Dia trauma berat. Kalau ingat kejadian itu, dia teriak-teriak. Hati kami sebagai keluarga hancur melihatnya,” cerita NR, Kakak korban dikediamannya, Jumat (8/5/2026).

Siapa sangka, AL yang dikenal sebagai pekerja tukang cuci di salah satu kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serang, menyimpan sisi gelap yang mengerikan.

BACA JUGA :  Bupati Serang 'Murka' Kasus Pelecehan Anak Jadi Alarm Keras, Pengawasan Sekolah Diminta Diperketat

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum
Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Sisir Ruangan Pimpinan DPRD Pandeglang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:30

Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:18

Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:59

RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:00

Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page