APBD Lebak Masih Bergantung ke Pusat, Duit Rakyat Habis “Dikuras” Pegawai dan DPRD?

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:16

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026, Dok (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, LEBAK – Fiskal Kabupaten Lebak, Banten menunjukkan kondisi yang anomali. Di atas kertas, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak tahun anggaran 2026 mencapai Rp2,824 triliun.

Namun di balik angka APBD tersebut tersimpan dua persoalan mendasar, yaitu ketergantunga terhadap dana transfer pemerintah pusat dan dominasi belanja pegawai yang menyerap hampir separuh anggaran daerah.

Berdasarkan Penjabaran APBD tahun 2026, disebutkan total pendapatan daerah mencapai Rp2,772 triliun.
Namun dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya sebesar Rp520,53 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah lainnya mencapai Rp2,252 triliun.

Artinya, sekitar 81 persen pendapatan Kabupaten Lebak masih bergantung pada kiriman dana dari luar daerah, sedangkan kemampuan daerah menghasilkan pendapatan sendiri hanya berada pada kisaran 19 persen.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Lebak masih belum mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam membiayai kebutuhan pemerintahannya.

Ironisnya, ketika sebagian besar sumber pendapatan masih bergantung pada pemerintah pusat, sebagian besar belanja daerah justru terserap untuk membiayai birokrasi.

Dari total belanja daerah sebesar Rp2,824 triliun, Pemerintah Kabupaten Lebak mengalokasikan Rp1,339 triliun untuk belanja pegawai.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version