Diabetes Tak Lagi Penyakit Orang Dewasa, Dinkes Banten Ribuan Anak Mengidap Diabetes

Senin, 15 Juni 2026 - 12:03

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Diabetes. (dok)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Penyakit diabetes melitus kini tidak lagi identik dengan kelompok usia dewasa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat kasus diabetes juga ditemukan pada anak-anak, bahkan terdapat satu kasus yang terjadi pada bayi berusia di bawah satu tahun.

Berdasarkan data Dinkes Banten per 10 Juni 2026, jumlah penderita diabetes pada kelompok usia 1 hingga 5 tahun mencapai 241 kasus. Sementara itu, pada kelompok usia 6 hingga 14 tahun tercatat sebanyak 1.651 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji Astuti, mengatakan diabetes pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, tergantung jenis diabetes yang diderita.

Menurutnya, diabetes tipe 1 umumnya terjadi akibat gangguan autoimun yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel pankreas penghasil insulin. Akibatnya, tubuh kehilangan kemampuan memproduksi hormon insulin secara normal sehingga kadar gula darah sulit dikendalikan.

“Pada diabetes tipe 1, kerusakan sel pankreas terjadi karena proses autoimun sehingga tubuh tidak dapat menghasilkan insulin yang dibutuhkan,” jelas Ati.

Sementara itu, diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh mengalami resistensi insulin atau tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini membuat kadar gula dalam darah meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan.

Ati menjelaskan, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, antara lain pola makan tidak sehat, konsumsi gula berlebih, kurang aktivitas fisik, gangguan tidur, kelebihan berat badan atau obesitas, faktor keturunan, hingga pertambahan usia.

Tingginya jumlah kasus diabetes pada kelompok usia anak menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Karena itu, masyarakat diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini guna menekan risiko penyakit tersebut.

Menurut Ati, langkah pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua diharapkan membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, aktif bergerak atau berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga, mulai dari pola makan yang baik, aktivitas fisik yang cukup, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar Ati, Minggu (14/6/2026).

Dinkes Banten berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya diabetes dapat membantu menekan angka kasus penyakit tidak menular tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada generasi muda yang kini mulai rentan terhadap penyakit metabolik.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyeksi APBD Pandeglang Tahun 2027 Melenceng dari RPJMD Era Dewi-Iing
Pansus DPRD Banten Kawal Penyertaan Modal Jamkrida Rp163,5 Miliar agar Berdampak bagi UMKM
Bupati Serang Jawab Enam Fraksi, Revisi RTRW dan Penyertaan Modal BPR Disorot Enam Fraksi, Begini Jawaban Bupati Serang
Enam Fraksi DPRD Kabupaten Serang Soroti Dua Raperda Usulan Bupati
RSDP Serang Evaluasi Layanan IGD untuk Perkuat Mutu Pelayanan Pasien
Bupati Serang Sasar Pemerataan Infrastruktur hingga Pelosok Desa, 26 Ruas Jalan Diusulkan ke Provinsi
Jalan Desa Jadi Prioritas, Pemkab Serang Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Masyarakat
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Molor Dua Jam, Fraksi PDI-P Enggan Bacakan Pandangan Umum

You cannot copy content of this page