Tangis Duwok Pecah di Ruang Sidang, Tiga Anak Menanti Kepastian Nasib

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuasa Hukum Erwanto saat Memberikan Keterangan Pers di PN Pandeglang. (Guntur/Total Banten)

Kuasa Hukum Erwanto saat Memberikan Keterangan Pers di PN Pandeglang. (Guntur/Total Banten)

“Fakta persidangan sudah jelas. Duwok tidak berencana melakukan perbuatan itu. Unsur perencanaan yang didakwakan telah terbantahkan dalam persidangan,” kata kuasa hukum Duwok, Erwanto, usai sidang.

Menurut Erwanto, perkara tersebut tidak bisa dilepaskan dari dampak sosial yang kini harus ditanggung keluarga terdakwa. Sejak sang ibu meninggal dunia, tiga anak Duwok hidup dalam situasi yang tidak mudah. Di saat yang sama, ayah mereka menghadapi tuntutan hukuman sembilan tahun penjara.

BACA JUGA :  Ratusan Reklame Berdiri Tanpa PBG, Pemkot Tangsel Kecolongan Retribusi?

Anak-anak itu, kata Erwanto, kini banyak bergantung pada bantuan warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jelas anak-anak Duwok sangat terguncang. Untungnya masyarakat sekitar berbaik hati memberikan bantuan dan ikut merawat mereka,” ujarnya.

Dalam keseharian, warga disebut sering mendapati ketiga anak tersebut menangis atau melamun. Kondisi itu membuat masyarakat tergerak untuk membantu kebutuhan mereka, baik secara materi maupun pendampingan.

BACA JUGA :  Warga Kota Serang Tolak Relokasi SMPN 4 untuk Kepentingan Parkir, Bakal Datangi DPRD

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page