Kasus Penganiayaan Pelajar di Pandeglang Masih Berproses, Polisi Tak Larang Korban Bicara ke Media, Tapi?

Senin, 1 Juni 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

Ilustrasi: korban plecehan seksual, Dok (Ist/Totalbanten.com).

“Jadi kita sedang berupaya bersama Resmob untuk melakukan pelacakan,” jelasnya.

Saat ini, penyidik terus mengumpulkan informasi dan melakukan berbagai upaya pencarian guna mengetahui keberadaan terduga pelaku.

“Kami akan lakukan penangkapan ketika posisi pelaku sudah diketahui,” tegas Widianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi penjelasan tersebut, keluarga korban mengaku memahami alasan yang disampaikan pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Di Senja Lapas Serang, 12 Pegawai Disematkan Pangkat Baru

Namun mereka berharap komunikasi antara penyidik dan keluarga dapat dilakukan lebih terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang tujuannya agar pelaku tidak mengetahui langkah-langkah penyidik dan tidak kabur, kami bisa memahami itu. Mungkin kemarin hanya terjadi perbedaan pemahaman saja,” ujar Sintia.

Meski demikian, keluarga berharap proses penanganan perkara dapat segera menunjukkan perkembangan yang nyata, terutama terkait keberadaan terduga pelaku.

BACA JUGA :  Kapolda Banten Ingatkan Jaga Persatuan di Momen Harkitnas 2026

“Kami hanya ingin kasus ini segera ada kepastian. Harapan kami pelaku bisa segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page