Wagub Banten Soroti Dugaan Alih Fungsi Kali Ciputat, Jejak Peta 1937 hingga Citra Satelit Menguatkan

Senin, 4 Mei 2026 - 14:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah saat memberikan keterangan terkait dugaan alih fungsi Kali Ciputat, Tangerang Selatan. (Dok. TotalBanten.com)

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah saat memberikan keterangan terkait dugaan alih fungsi Kali Ciputat, Tangerang Selatan. (Dok. TotalBanten.com)

Melalui Google Earth, hingga 2012 aliran kali masih terlihat mengalir dari Pintu Air Nuri, melintasi rel kereta di sekitar Stasiun Jurangmangu, lalu menuju kawasan Pondok Jaya.

Namun, pada 2013, jejak aliran tersebut menghilang dari citra, digantikan oleh pembangunan kawasan komersial.

Di lapangan, kondisi itu terkonfirmasi. Aliran dari hulu di Pintu Air Nuri tidak lagi mengalir normal. Pintu air tertutup, dan jika dibuka, air tidak mengikuti jalur lama, melainkan tersedot ke aliran utama akibat sodetan buatan.

Kondisi fisik sungai pun memburuk. Lebar aliran menyempit, dasar sungai mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, serta dipenuhi vegetasi liar dan material organik. Air yang mengalir sebagian besar berasal dari limbah domestik, bukan dari sumber alami.

Dimyati menilai, fakta historis dan temuan visual tersebut menjadi dasar kuat untuk melakukan penertiban. Ia menegaskan, pemerintah tidak boleh abai terhadap perubahan bentang alam yang berpotensi merugikan masyarakat.

BACA JUGA :  Neraca Perdagangan Banten Tertekan; Ekspor Melemah, Impor Melonjak di Awal 2026

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Klaim Tekan Kriminalitas dan Kecelakaan pada Semester I 2026, Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan
Dua Dekade Menunggu Rumah Layak, Tangis Kartika Pecah Saat Menerima Kunci Harapan Baru
Pegawai Koperasi TNUK Diterkam Buaya di Perairan Ujung Kulon, Kondisinya Bikin Pilu
Di Exciting Banten Festival 2026, Mendes Yandri Janjikan Bantuan untuk Desa Wisata
Enam Lumba-Lumba Terekam Bermain di Perairan Pandeglang
Sebuah Truk Tabrak Deretan Warung di Tanjakan Bangangah, Bangunan Hancur dan Motor Rusak
Alarm Bahaya! Kasus Perkosaan dan KDRT Meningkat di Pandeglang Tahun 2026
Kasus BPN Kota Serang Bisa Berkembang ke TPPU, Kejari Masih Telusuri Manipulasi Keuangan
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:08

Polda Banten Klaim Tekan Kriminalitas dan Kecelakaan pada Semester I 2026, Ungkap Ratusan Kasus Kejahatan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:25

Pegawai Koperasi TNUK Diterkam Buaya di Perairan Ujung Kulon, Kondisinya Bikin Pilu

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:17

Di Exciting Banten Festival 2026, Mendes Yandri Janjikan Bantuan untuk Desa Wisata

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:58

Enam Lumba-Lumba Terekam Bermain di Perairan Pandeglang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:30

Sebuah Truk Tabrak Deretan Warung di Tanjakan Bangangah, Bangunan Hancur dan Motor Rusak

Berita Terbaru