Jalan Rusak Bertahun-tahun, Siswa SD di Lebak Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah

Senin, 4 Mei 2026 - 10:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan jalan rusak di Kabupaten Lebak. (Dok)

Pemandangan jalan rusak di Kabupaten Lebak. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, LEBAK – Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional, ironi akses pendidikan masih nyata di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Puluhan siswa sekolah dasar negeri di Kecamatan Cikulur dan Warunggunung harus melewati jalan rusak, berlumpur, dan tergenang air setiap hari demi bisa sampai ke sekolah.

Pantauan di ruas jalan penghubung Kampung Suminta, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, hingga sejumlah titik di Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, menunjukkan kondisi infrastruktur yang jauh dari layak.

Permukaan jalan tertutup lumpur dan genangan air, bahkan di beberapa bagian nyaris menutup seluruh badan jalan.

Di jalur licin itu, anak-anak berjalan perlahan, menjaga keseimbangan agar tidak terpeleset. Sepatu yang mereka kenakan kerap sudah kotor sebelum memasuki ruang kelas.

Tak jarang, mereka memilih melepas alas kaki dan menggulung celana untuk menembus genangan air yang cukup dalam.

BACA JUGA :  Ratusan Jemaah Haji Asal Pandeglang Terbang ke Tanah Suci, Didampingi 8 Tim Pembimbing

Situasi tersebut bukan kejadian sesaat, melainkan rutinitas harian yang telah berlangsung lama. Tas sederhana berisi buku pelajaran yang mereka bawa menjadi penanda tekad untuk tetap belajar di tengah keterbatasan.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar
Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan
Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak
Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak
Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG
Konstruksi Reklame Milik Bagas Advertising di Pandeglang Membahayakan Pengguna Jalan
Perda Bangunan Gedung Direvisi, DPUPR Kabupaten Serang Target Rp25 Miliar dari PBG
Debitur Karyawan Kena PHK Jadi Penyumbang Terbesar Kredit Macet di BPR Serang
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50

Ketua DPRD Kota Tangerang Janji Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp51 Miliar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:09

Bidik Pasar Indonesia, AceKid Kenalkan Standar Baru Susu Formula Pertumbuhan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Ratusan Porsi MBG di Pandeglang Tak Terserap, Berakhir Jadi Pakan Ternak

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:24

Alumni IPDN Berebut Kursi ‘Jenderal’ ASN di Pemkab Lebak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:32

Aktivis Kritik Wali Kota Serang; Reklame Bando Dilarang, Tapi Mau Diterbitkan PBG

Berita Terbaru