Disuntik Dana CSR Jerman Rp 3,5 Miliar, Proyek Waterway Kota Tangerang Berujung Mangkrak

Senin, 4 Mei 2026 - 11:05

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Proyek transportasi air (waterway) di Kota Tangerang, Banten yang sempat digadang-gadang sebagai solusi kemacetan, kini menjadi sorotan.

Meski pernah disokong dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Jerman senilai Rp 3,5 miliar, fasilitas tersebut tak kunjung beroperasi dan justru terbengkalai.

Di kawasan Kalipasir, dermaga yang dibangun di bantaran Sungai Cisadane berdiri tanpa aktivitas. Tak ada perahu, apalagi penumpang. Yang tersisa hanya struktur beton dan jejak ambisi transportasi yang tak pernah benar-benar dijalankan.

Warga setempat, Amir, mengingat betul awal proyek itu diperkenalkan. Ia menyebut waterway dirancang sebagai jalur alternatif dari Bogor menuju Tangerang untuk mengurangi beban lalu lintas darat.

“Dulu katanya buat transportasi umum, dari Bogor ke Tangerang. Buat ngurai macet,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Namun, harapan itu tak pernah terwujud. Hingga kini, menurut Amir, tak satu pun aktivitas transportasi air terlihat.

Bahkan, dermaga apung yang semula dibangun kini kehilangan fungsi akibat sedimentasi yang mengubah tepian sungai menjadi daratan.

Editor : Imam Maulana

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru

Exit mobile version