Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal

Selasa, 21 April 2026 - 15:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang  Masih Berjibaku

Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang Masih Berjibaku "Melawan" Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal

Melihat anggaran yang tersedia saat ini, menurutnya, memaksa instansi untuk menerapkan strategi intervensi mikro.

“Kalau dibilang cukup, jelas sangat kurang. Tapi dengan kondisi fiskal daerah yang menurun, termasuk adanya pemotongan transfer keuangan daerah, kami tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang ada,” ujar Okeu saat ditemui di kantornya, Senin (20/4/ 2026).

Ia membeberkan kawasan kumuh di Kabupaten Serang tersebar di berbagai wilayah mulai dari pamarayan, waringin, mancak bahkan pontirta

“Kebanyakan itu memang daerah Pancuran. Tersebar. Ada yang di Pamarayan, Waringin, Mancak Serta kawasan kumuh yang agak luas adanya di Pontirta, ” Kata Okeu.

Dalam penanganannya, ia mengacu pada tujuh indikator kawasan kumuh, meliputi kondisi bangunan, drainase, jalan lingkungan, sanitasi, air minum, pengelolaan sampah (TPS), serta sarana proteksi kebakaran.

BACA JUGA :  DPRD Beri Catatan Satu Tahun Kinerja Bupati Serang

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page