Selain itu, evaluasi juga menyasar belanja pegawai, terutama pada komponen akres atau anggaran cadangan belanja pegawai. Selama ini, akres berada pada kisaran 1,5 hingga 2,5 persen dari total kebutuhan.
BPKAD tengah mengkaji kemungkinan penyesuaian agar lebih efisien, tanpa mengganggu stabilitas penggajian.
“Kami sedang mengkaji agar nilai akres bisa ditekan menjadi sekitar 1 hingga 1,5 persen. Ini bagian dari komitmen kami memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, BPKAD Kabupaten Serang optimistis dapat menjaga keseimbangan fiskal daerah di tengah tekanan efisiensi nasional.
Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat fondasi keuangan daerah sekaligus memastikan program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. (ADV)
Editor : Engkos Kosasih






