Akademisi UNIBA “Sepakat” Kuliah Daring dan WFH Kunci Efisiensi Energi

Rabu, 8 April 2026 - 00:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Surat ini bertujuan untuk penghematan mobilitas. Jika pergerakan kendaraan tidak dibatasi melalui program WFH, beban subsidi BBM pada APBN akan tetap besar. Ini adalah tindakan preventif yang segera,” ujar Sutisna saat dikonfirmasi via telpon, Selasa (7/4/2026).

Dalam Surat edaran nomor 2 Tahun 2026 poin 1 huruf D, Sutisna mengatakan ini menjadi ruang bagi pengajar untuk mempersiapkan bahan ajar, aktivitas riset dan aktivitas lain

“Walaupun di rumah saja, dia bisa mengerjakan aktivitas riset, aktivitas menulis atau menyiapkan bahan ajar dari rumah tidak perlu datang ke kampus.itu maksud dari surat edaran poin nomor 2 tahun 2006 poin 1 huruf D, ” Kata Sutisna.

Di samping itu, ia mencontohkan maksud yang tertuang dalam Surat edaran semula tersebar selama lima hari kerja dapat dipadatkan menjadi tiga hari dengan menambah beban kelas per harinya.

“Selama ini dosen itu ngajar misalnya 1 hari 2 kelas selama 3 hari atau selama 5 hari totalnya 10 kelas. Karena ada program edaran UFH itu pemimpin guru tinggi dapat menyusun jadwal ulang atau mereschedule jadwal perkuliahan yang setiap hari datang ke kampus, kemudian bisa dipadatkan. Jadi, satu hari tadinya 2 kelas menjadi 3 kelas.Nah, itu kelas sisanya yang tidak terpakai, itu bisa digunakan bekerja dari rumah, ” Ucap Sutisna.

BACA JUGA :  Bupati Zakiyah Ungkap 7 Kecamatan di Kabupaten Serang Terdampak Abu Vulkanik

Tantangan Kecerdasan Buatan

Terkait efektivitas pembelajaran, Sutisna menilai sistem hybrid bukan hal baru bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Pola pencampuran antara luring (tatap muka) dan daring dianggap mampu menciptakan efisiensi biaya bagi mahasiswa, seperti pemangkasan biaya transportasi dan konsumsi, serta efisiensi operasional kampus pada penggunaan listrik.

Namun, ia memberikan catatan kritis mengenai tantangan teknologi, khususnya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) yang kian masif

BACA JUGA :  Bupati Zakiyah Ungkap 7 Kecamatan di Kabupaten Serang Terdampak Abu Vulkanik

“Pembelajaran jarak jauh, terutama di bidang ilmu sosial dan humaniora, masih efektif. Namun, tantangan terbesarnya adalah AI. Mesin bisa menggantikan proses berpikir mahasiswa,” kata Sutisna.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page