Akademisi UNIBA “Sepakat” Kuliah Daring dan WFH Kunci Efisiensi Energi

Rabu, 8 April 2026 - 00:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOTALBANTEN. COM, SERANG- Kebijakan penyesuaian pola kerja dan kegiatan akademik di lingkungan perguruan tinggi mulai mendapat respon positif dari kalangan akademisi.

Skema pembelajaran daring dan sistem Work From Home (WFH) dinilai bukan sekadar adaptasi teknologi, melainkan langkah strategis pemerintah dalam melakukan efisiensi energi nasional.

Dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 Regulasi ini mengatur tentang Penyesuaian Pola Kerja dan Penyelenggaraan Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini sebagai langkah preventif pemerintah menghadapi tantangan ekonomi dan mobilitas ditengah kondisi global yang tidak stabil

Akademisi Universitas Bina Bangsa (UNIBA), Sutisna mengungkapkan kesepakatannya terhadap penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring karna memiliki tujuan efektif dan efisien

“Kalau program ini dijalankan itu sebetulnya tidak terlalu merubah pola pembelajaran yang sudah ada. Sekarang kan hampir setiap kampus menjalankan pola hybrid dalam pembelajaran dan tentu tujuannya adalah efesiensi dan efektivitas pembelajaran, ” Kata Sutisna.

Efisiensi Konsumsi BBM

Berdasarkan surat edaran yang tersebar terdapat salah satu esensi utama dalam menekan mobilitas kendaraan.

Sutisna mengatakan tujuan daripada Surat edaran tersebut guna menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) secara nasional

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

45 Hektar Sawah di Pamarayan Gagal Panen, BPP Sebut Cuaca Ekstrem dan Dorong Normalisasi Saluran Air
Kopi Nalar Temukan Celah dalam Raperda Bangunan Gedung Kabupaten Serang
THM yang Disengel Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Kota Serang Desak Penegakan Hukum Tak Berhenti pada Sidak
BEM Nus Banten Soroti Sikap Diam Gubernur atas Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:31

45 Hektar Sawah di Pamarayan Gagal Panen, BPP Sebut Cuaca Ekstrem dan Dorong Normalisasi Saluran Air

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:42

Kopi Nalar Temukan Celah dalam Raperda Bangunan Gedung Kabupaten Serang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:57

THM yang Disengel Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Kota Serang Desak Penegakan Hukum Tak Berhenti pada Sidak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:44

BEM Nus Banten Soroti Sikap Diam Gubernur atas Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Berita Terbaru