Dalam dua tahun dekade terakhir Perilaku masyarakat Kabupaten Serang mengalami penurunan kebiasaan buang air besar sembarangan atau BABS sebesar 80 persen, yang sebelumnya hanya 20 persen.
Penurunan terungkap pada Rapat koordinasi pencegahan dan pengendalian penyakit serta rapat koordinasi kabupaten Kota Sehat (KKS) di Aston Anyer Beach Hotel pada Senin, 6 April 2026
Ia menegaskan akan terus melakukan intervensi kepada masyarakat, agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Salah satunya untuk menghilangkan kebiasaan masyarakat melakukan BABS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini saya hadir disini dalam rangka membuka giat rakor pengendalian dan advokasi penyakit, dan tentu Rakor Kabupaten Serang Sehat. Masih ada (masyarakat) kurang lebih 60 desa yang masih buang air besar sembarangan. Tentu saya secara pribadi dan pemerintah daerah akan terus mengintervensi,” tegasnya kepada wartawan.
Namun saat ia menoleh pada sub anggaran, ia menyatakan bahwa tahun 2026 Kabupaten Serang dalam kondisi fiskal yang sangat kecil
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






