MUI Kabupaten Serang dan Bupati Zakiyah Soroti Degradasi Moral Remaja Pengaruh Negatif Media Sosial.

Senin, 16 Maret 2026 - 16:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Serang Membuka Acara Rapat Daerah Majlis  Ulama Indonesia Tingkat Kabupaten Serang, (Dir/Totalbanten.com)

Bupati Serang Membuka Acara Rapat Daerah Majlis Ulama Indonesia Tingkat Kabupaten Serang, (Dir/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang bersama Bupati Serang menyoroti persoalan degradasi moral di kalangan remaja yang dinilai semakin mengkhawatirkan akibat pengaruh negatif media sosial.

Diketahui, MUI akan melakukan sosialisasi dan pembinaan melalui majelis taklim maupun memberikan edukasi bagaimana orang tua melakukan pendampingan kepada anak-anaknya.

Ketua MUI Kabupaten Serang, KH Muhit Karna, menegaskan pihaknya siap mendukung langkah Bupati Serang dalam membina masyarakat melalui gerakan amar ma’ruf nahi munkar.

“Insyaallah kami membantu langkah Bupati yang tujuannya amar ma’ruf nahi munkar. Saya siap menggerakkan para ketua MUI di kecamatan melalui pengajian-pengajian,” ujar Muhit Karna usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Serang 2026, Senin (16/3/2026)

Menurutnya, pengajian akan menjadi salah satu sarana penting untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah.

BACA JUGA :  Banggar DPRD Kabupaten Serang Tetapkan Insentif PPPK Paruh Waktu, Arus Kas APBD Jadi Pembatas

Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara berbagai unsur di tingkat kecamatan hingga desa, seperti RT/RW, camat, Kantor Urusan Agama (KUA), serta Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP).

“Kami ingin ada pengajian Ulama–Umarah. Di situ masyarakat berkumpul bersama para pejabat untuk menyampaikan pesan-pesan pembinaan, terutama bagi anak muda,” katanya.

Muhit menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan bisa digelar hingga ke daerah pemilihan (dapil) agar masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.

BACA JUGA :  Majalah Total Banten Edisi 51 Membahas Retribusi Sampah hingga Badak Jawa

“Amar ma’ruf nahi munkar bukan hanya tugas bupati atau MUI, tetapi kewajiban semua orang. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan kebahagiaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru