Aquarium Mewah Dibiayai Pajak Rakyat! Pemkot Tangsel Gelontorkan Ratusan Juta dari APBD

Senin, 16 Maret 2026 - 14:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Tangsel Sewa Aquarium guna mempercatik ruangan, Doc (Ist/Totalbanten.com)

Pemkot Tangsel Sewa Aquarium guna mempercatik ruangan, Doc (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, TANGGERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghabiskan ratusan juta rupiah uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bersumber dari pajak masyarakat digunakan untuk menyewa aquarium guna mempercantik ruangan pejabat.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun anggaran 2025 Pemkot Tangerang Selatan mengalokasikan sekitar Rp450 juta untuk belanja sewa aquarium. Anggaran tersebut dikelola oleh Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel.

BACA JUGA :  Alokasi Anggaran Dindikbud Kab Serang Capai Rp1 Triliun Lebih, Tapi Gaji Guru PPPK Tak Jelas

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Herman Susilo, membenarkan adanya pengeluaran tersebut. Ia menyebut aquarium ditempatkan di sejumlah ruang strategis di lingkungan kantor wali kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau tidak salah tahun lalu ada di kantor wali kota, rumah dinas wali kota, kantor wakil wali kota, ruang display, depan ruang blandongan, dan di ruang Pak Sekda,” kata Herman saat diwawancarai di kantornya, Jumat (13/3/2026).

BACA JUGA :  Harta Kekayaan Calon Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan; Punya Aset Tanah dan Bangunan Rp6,3 Miliar

Namun pada tahun anggaran 2026, Pemkot Tangsel mengaku melakukan efisiensi anggaran. Sejumlah titik penempatan aquarium pun dipangkas.

“Tahun ini ada efisiensi. Ruang blandongan sudah tidak ada lagi. Ada tiga yang kita pangkas tahun ini,” ujar Herman.

Meski demikian, anggaran sewa aquarium masih tetap dialokasikan. Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun anggaran 2026 Pemkot Tangsel masih menganggarkan Rp199,8 juta untuk masa sewa selama satu tahun.

BACA JUGA :  Anak Usia 13 Tahun Digauli Pegawai SPPG di Kabupaten Serang, Aksinya Direkam!

Herman menjelaskan, keberadaan aquarium tersebut tidak berkaitan dengan fungsi pelayanan publik, melainkan hanya untuk memperindah ruangan kepala daerah.

“Urgensinya seperti di ruang blandongan, kan banyak masyarakat yang datang. Jadi untuk estetika saja. Tapi saat ada efisiensi ya kita pangkas,” katanya.

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru