Mensos Gus Ipul Tegaskan Era Data Sendiri-sendiri Harus Berakhir

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:21

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat Memberikan Keterangan Pers di Serang. (Dok. Total Banten)

“Dulu setiap kementerian dan daerah punya data sendiri-sendiri. Akhirnya tidak ada yang mau mengalah karena merasa datanya paling benar. Dengan kebijakan ini, tidak ada lagi data kementerian atau data daerah, yang ada adalah data Indonesia,” kata dia.

Data tersebut, lanjut Gus Ipul, dikenal sebagai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik.

Sementara kementerian dan pemerintah daerah berperan dalam pemutakhiran data yang kemudian dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa data tersebut disusun dalam peringkat kesejahteraan atau desil. Desil 1 mencakup 10 persen penduduk paling miskin, sedangkan desil 10 merupakan 10 persen penduduk paling sejahtera.

“Kalau jumlah penduduk Indonesia sekitar 289 juta jiwa, maka desil 1 itu sekitar 28,9 juta orang yang paling membutuhkan perhatian,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menekankan pentingnya peran aparat desa, pendamping program keluarga harapan (PKH), serta operator data desa dalam memastikan akurasi data. Menurut dia, kualitas data nasional sangat bergantung pada proses pendataan di tingkat paling bawah.

Penulis : Saepul Aripin

Editor : Engkos Kosasih

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version