“Kalau operator desa menginput data dengan baik, kepala desa mendapat data yang akurat. Jika data desa akurat, data kabupaten hingga pusat juga akan akurat,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat juga dapat berpartisipasi memperbaiki data melalui berbagai saluran, antara lain musyawarah desa, pendamping sosial, maupun aplikasi “Cek Bansos” yang memungkinkan warga mengusulkan atau menyanggah penerima bantuan.
Selain memperbaiki data, pemerintah juga menyiapkan program penanganan kemiskinan secara terpadu. Program tersebut mencakup perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan ekonomi bagi keluarga miskin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gus Ipul menegaskan bahwa pendekatan terintegrasi diperlukan agar keluarga miskin tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kesempatan meningkatkan kesejahteraan.
“Anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki agar layak huni, dan mereka mendapat akses bantuan sosial serta jaminan kesehatan. Penanganan kemiskinan harus terpadu dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh agama, untuk bersama-sama menyisir warga yang belum tercatat dalam sistem perlindungan sosial.
Penulis : Saepul Aripin
Editor : Engkos Kosasih
Sumber Berita : Totalbanten.com
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya