APBD Kabupaten Tangerang Rp8,6 Triliun, Jalan Maut Dibiarkan: Uang Rakyat ke Mana?

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:04

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Warga Tanggerang Mendesak Pemerintah Daerah Segera Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Pasar Kemis, Menyebabkan Empat Nyawa Hilang dalam 13 Hari.

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Kabupaten Tangerang bukan daerah miskin anggaran. Tahun 2026, APBD tembus Rp8,62 triliun. Namun di lapangan, jalan rusak masih memakan korban jiwa.

Dalam 13 hari, empat orang tewas di ruas Jalan Pasar Kemis–Rajeg. Lubang menganga sedalam 10–25 sentimeter dibiarkan di jalur padat pekerja dan pelajar.

Kondisi ini memunculkan satu pertanyaan keras dari publik: ke mana uang rakyat dibelanjakan?

Sebab ruas Jalan Pasar Kemis–Rajeg sepanjang sekitar 6–8 kilometer merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Dengan APBD yang tergolong jumbo untuk ukuran kabupaten, warga menilai tidak ada alasan keterbatasan anggaran untuk menunda perbaikan jalan yang sudah masuk kategori darurat keselamatan.

Apalagi Kabupaten Tangerang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih dari Rp5 triliun, menjadikannya salah satu daerah dengan kapasitas fiskal kuat di Banten.

“Kalau anggaran besar tapi masalah dasar seperti jalan rusak dibiarkan sampai menimbulkan korban jiwa, ini bukan lagi soal teknis. Ini soal prioritas dan keberpihakan,” ujar Abdul Aziz warga Pasar Kemis, Sabtu (14/2/2026).

Ancaman Pidana Mengintai

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026
Disnakertrans Kabupaten Serang Akui Penyerapan Tenaga Kerja Rendah
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru

Exit mobile version