Diduga Jadi Lapak Transaksi Jabatan, Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:24

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Aspirasi Bupati Lebak yang Disegel. (Dok)

TOTALBANTEN.COM, LEBAK – Rumah aspirasi milik Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya mendadak disegel. Penutupan itu dilakukan setelah muncul dugaan tempat tersebut menjadi lokasi berkumpul aparatur sipil negara (ASN) yang diduga membahas bahkan melakukan praktik transaksi jabatan.

Pantauan di lokasi, Selasa (10/3/2026), sejumlah barang dari dalam gedung terlihat dikeluarkan oleh pekerja. Di antaranya mukena, bantuan susu untuk ibu hamil, hingga foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang sudah dibingkai rapi.

Seorang petugas yang ikut mengosongkan bangunan mengaku hanya menjalankan perintah untuk menutup aktivitas di rumah aspirasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya mendapat perintah untuk mengosongkan rumah aspirasi ini, karena diduga dipakai sebagai kantor memverifikasi para PNS yang ingin naik jabatan atau mutasi,” ujarnya kepada wartawan, seraya meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Bangunan yang sebelumnya dikenal sebagai kantor relawan kampanye pasangan Hasbi–Amir itu diketahui milik Mulyadi Jayabaya, ayah kandung Hasbi.

Saat dikonfirmasi, JB—sapaan Mulyadi Jayabaya—membenarkan bahwa dirinya yang memutuskan menutup rumah aspirasi tersebut. Ia mengaku menerima berbagai laporan soal aktivitas yang dinilai tidak semestinya terjadi di lokasi itu.

“Betul, rumah aspirasi itu saya tutup karena sering dipakai hal-hal yang tidak benar,” kata JB tegas.

Menurut JB, ia beberapa kali mendapat laporan adanya pejabat pemerintah yang datang menggunakan kendaraan dinas berpelat merah. Mereka disebut kerap berkumpul di rumah aspirasi tersebut.

Editor : Andre Sumanegara

Sumber Berita : Totalbanten.com

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version