Operasional TPA Cipeucang Disegel KLH, Wali Kota Ajukan Diskresi Atasi Krisis Sampah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) tengah mengevaluasi pemenuhan sanksi administratif terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) tengah mengevaluasi pemenuhan sanksi administratif terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan.

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) tengah mengevaluasi pemenuhan sanksi administratif terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan.

Di tengah penyegelan yang masih berlangsung, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajukan permohonan diskresi agar dapat kembali membuang sampah ke lokasi tersebut demi mengatasi tumpukan sampah di ruang publik.

BACA JUGA :  Menteri LH dan Akademisi Minta Gubernur Andra Ikut Urus Krisis Sampah Tangsel

Hal itu terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian LH/BPLH, Hanifah Dwi Nirwana, meninjau kondisi terkini TPA Cipeucang pada Sabtu (20/12/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tadi Pak Wali Kota menyampaikan permohonan kepada Bapak Menteri untuk mendapatkan diskresi, sehingga sampah-sampah yang sempat tertahan bisa masuk kembali ke sini (TPA Cipeucang) sambil menunggu kesiapan infrastruktur baru,” tutur Hanifah.

BACA JUGA :  Krisis Sampah Tangsel Mencekik: Setelah Cipeucang Overload, Benyamin Davnie Melobi Kota Serang

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru