Antisipasi Cuaca Ekstrem
Selain faktor mobilitas, tantangan utama dalam pengamanan tahun ini adalah kondisi alam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya tiga sistem siklonik di sekitar Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Kondisi ini bertepatan dengan puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026. Oleh karena itu, Polda Banten menyiagakan posko-posko terpadu untuk merespons cepat jika terjadi bencana hidrometeorologi di jalur-jalur mudik dan wisata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara nasional, Polri menyiapkan 2.903 posko yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Di Banten, pengamanan ibadah Natal juga menjadi prioritas dengan melibatkan unsur masyarakat dan organisasi keagamaan.
“Pastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun dalam ibadah Natal maupun malam pergantian tahun. Kami juga menyiagakan layanan darurat 110 selama 24 jam untuk merespons laporan masyarakat secara cepat,” tambah Hengki.
Dalam kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja juga menyerahkan bantuan sarana keselamatan transportasi kepada Polda Banten berupa tenda taktis, jas hujan, hingga ratusan traffic cone untuk mendukung kelancaran operasi di lapangan.