Dalam sambutannya, Kurnia menekankan pentingnya kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mencegah serta menangani kerawanan pangan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Banten.
“Salah satu upaya yang kami lakukan adalah menyalurkan beras biofortifikasi dan ayam ras beku sebagai sumber protein hewani bagi masyarakat,” ujar Kurnia.
Pemprov Banten akan menyalurkan 31.500 kilogram beras biofortifikasi serta 3.150 kilogram ayam ras beku kepada 3.150 KPM di lima kecamatan: Panongan, Mancak, Gunungsari, Leuwidamar, dan Muncang. Penetapan wilayah sasaran merujuk pada FSVA Provinsi Banten 2024, sementara penentuan desa lokus mengacu pada kategori rentan (Prioritas 2) dan agak rentan (Prioritas 3).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indeks Kerawanan Pangan Membaik
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






