Wali Kota Serang Dorong Kota Damai Lewat Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Serang Budi Rustandi membuka secara resmi Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama yang digagas FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan, Walantaka.

Wali Kota Serang Budi Rustandi membuka secara resmi Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama yang digagas FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan, Walantaka.

Wali Kota Serang Budi Rustandi membuka secara resmi Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama yang digagas FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan, Walantaka.
Wali Kota Serang Budi Rustandi membuka secara resmi Diklat Kader Kerukunan Umat Beragama yang digagas FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan, Walantaka.

Budi menambahkan, Pemkot Serang berharap masyarakat dapat hidup berdampingan tanpa sekat perbedaan. Ia menekankan pentingnya menghormati antarumat beragama agar semangat toleransi semakin kuat.

“Kita ingin Kota Serang menjadi rumah bagi semua. Tidak ada mayoritas atau minoritas, semua setara dan hidup damai. Kota yang rukun akan cepat berkembang,” katanya.

Selain memperkuat nilai-nilai toleransi, kegiatan lintas agama juga diyakini dapat memberi dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kalau budaya lintas agama bisa ditampilkan secara terbuka, ini akan jadi daya tarik wisata baru. Banyak orang akan datang ke Serang, menginap, dan berbelanja di sini. Dampaknya langsung terasa bagi UMKM lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Serang, KH Matin Syarkowi, menuturkan bahwa diklat ini menjadi bentuk tanggung jawab moral umat beragama dalam menjaga keharmonisan sosial. Ia menilai, kerukunan bukan hanya soal toleransi, tetapi juga tentang kemanusiaan.

BACA JUGA :  Menelisik Skema Alokasi Insentif Pajak dan Retribusi untuk ASN hingga Kepala Daerah Kota Serang

“Agama tidak hanya mengatur hubungan dengan Tuhan, tapi juga hubungan antarsesama manusia tanpa memandang latar belakang. Dalam konteks inilah kita membangun harmonisasi,” jelasnya.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page