Ia menekankan bahwa ilmu agama yang ditimba di serambi pesantren adalah modal utama untuk membangun peradaban yang adil dan beradab.
Politikus PKB itu mengingatkan bahwa Banten adalah mata air ulama, tempat lahirnya ulama besar dunia Islam seperti Syaikh Nawawi Al-Bantani—yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Jazirah Arab.
Namun, Umar menyoroti tantangan besar yang dihadapi santri di era modern, yang ia sebut sebagai al-Ghazwul Fikri (perang pemikiran).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada upaya halus yang ingin menggerus adab, menggugat penghormatan pada guru, bahkan disiarkan di layar kaca. Ini bukan sekadar hiburan, tapi senjata halus untuk mencabut akar nilai-nilai Islam dari hati umat. Santri harus waspada,” tegasnya.
Umar Barmawi menekankan pentingnya santri masa kini cakap dalam teknologi dan ilmu umum. Tetapi, ia mengingatkan, semua itu harus dibingkai oleh iman dan akhlak.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






