Berdasarkan pendataan awal, musibah ini menyebabkan kerusakan parah pada beberapa rumah warga dengan kategori rusak berat, sedang, dan ringan.
Untuk mempercepat pemulihan, Pemkot Tangsel telah mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD 2025 guna membantu perbaikan rumah-rumah yang rusak.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) ditugaskan untuk segera menginventarisasi kerusakan agar proses rehabilitasi bisa segera dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Pemkot Tangsel juga menyiapkan program khusus trauma healing untuk anak-anak dan keluarga terdampak.
Program ini akan dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerja sama dengan psikolog dan perguruan tinggi setempat.
“Setiap ada kejadian bencana, kami pasti turunkan psikolog untuk melakukan trauma healing. Ini sudah menjadi standar kami,” tutur Pilar.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






