PKL ke-5 di Kota Serang tidak hanya menjadi ajang penguatan organisasi, tetapi juga tonggak untuk melahirkan kader unggul yang siap menjawab tantangan era modern.
“PKL adalah fondasi untuk membentuk kader mujtahid. Mereka bukan hanya pejuang organisasi, tapi juga agen perubahan yang mampu memberi kontribusi bagi masyarakat,” tegas Rohati.
PKL sebagai Fondasi Gerakan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan itu, Ketua PKC PMII Banten, Winah Setiawati, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PMII Kota Serang dalam mengawal kaderisasi. Ia mengibaratkan kaderisasi sebagai air.
“Air bisa mengalir ke mana saja. Jika tidak diarahkan, ia bisa meluap tanpa arah. Tapi jika dibimbing, air bisa menghidupi sawah, manusia, bahkan kehidupan. Begitu juga kaderisasi. Ia harus mendidik kader agar disiplin, bernilai, dan berjiwa kompetitif,” kata Winah.
Menurutnya, PKL tidak hanya melahirkan kader untuk internal organisasi.
“Pasca PKL, kader mujtahid memiliki tanggung jawab lebih besar. Mereka harus bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Mereka dituntut mampu membaca peluang, menentukan posisi, dan menjadi pribadi bernilai tinggi,” tegasnya.
Kehadiran Tokoh Nasional dan Pejabat Daerah
PKL ke-5 semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting. Ketua Umum PB PMII, Muhammad Sofiyullah Cokro, hadir langsung membuka kegiatan. Turut mendampingi Ketua PKC PMII Banten, Winah Setiawati.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






