Meski beberapa kali disurvei dan diukur oleh pihak terkait, janji perbaikan tak pernah terealisasi.
“Sudah bertahun-tahun kami menunggu. Hanya difoto, diukur, dijanjikan dibangun. Hasilnya nol,” tegas Aswani.
Tonton Video ;
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan hanya tiga ruang kelas yang bisa digunakan dari enam yang seharusnya tersedia, pihak sekolah terpaksa membagi waktu belajar.
Kelas 1 sampai 3 masuk pagi, sementara kelas 4 sampai 6 belajar siang hari.
“Kami terpaksa membagi waktu. Ruang tidak cukup untuk semua murid,” ujar Aswani.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








