Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irbansus Inspektorat Daerah Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, berfoto bersama peserta usai sosialisasi budaya integritas di sekolah di Vega Hotel, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Dok : (Ist/Totalbanten.com)

Irbansus Inspektorat Daerah Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, berfoto bersama peserta usai sosialisasi budaya integritas di sekolah di Vega Hotel, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Dok : (Ist/Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, TANGERANG – Korupsi tidak selalu lahir dari penyalahgunaan anggaran bernilai besar. Praktik tersebut justru kerap berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dianggap biasa, seperti titip absen, manipulasi administrasi, penyalahgunaan fasilitas, hingga pungutan tanpa dasar hukum.

Karena itu, guru dinilai memiliki peran penting dalam memutus mata rantai budaya korupsi sejak dini melalui keteladanan di lingkungan sekolah.

BACA JUGA :  Milad MUI ke-50 di Kota Tangerang, Andra Soni Ingatkan Pesan Penting

Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Inspektorat Daerah Provinsi Banten sekaligus Ketua Forum PAKSI-API Provinsi Banten, Ratu Syafitri Muhayati, mengatakan, pendidikan tidak hanya bertugas mencetak peserta didik yang cerdas secara akademik, tetapi juga membangun karakter yang berlandaskan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak tidak hanya mendengar apa yang diajarkan guru, tetapi juga meniru apa yang dilakukan gurunya. Karena itu, guru harus menjadi teladan dalam setiap sikap dan tindakan,” ujarnya di Vega Hotel, Kelapa Dua, Selasa (21/7/2026).

BACA JUGA :  Revisi Perda RTRW; Kawasan Strategis 'Serang Utara Terpadu' Belum Jelas?

Editor : Andre Sopian

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan
Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga
Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut
Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih
Riwayat Pencemaran Sungai Ciujung: PT Cipta Paperia Berulang Kali Terseret Kasus Limbah
DLHK Banten Temukan Pembuangan Limbah ke Sungai Ciujung, PT Cipta Paperia Disorot
LPTQ Tangsel Kantongi Hibah Rp22 Miliar, Mengapa Prestasi MTQ Tak Kunjung Naik?
Kadinkes Banten Viral Lagi, Pengamat Sarankan Konsultasi ke Psikiater

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:34

Dirut PT Raja Goedang Mas Jadi Tersangka Dugaan Pencemaran Lingkungan

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:57

Pemprov Banten Klaim Kepemilikan Aset Situ Rompong Seluas 2,8 Hektare, Gugatan PT Sahid Putera Lari ke Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:25

Pemprov Banten Digugat PT Sahid Putera, Kondisi Situ Rompong Dilaporkan Menyusut

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:37

Irbansus Banten Ingatkan Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Diminta Jadi Teladan Integritas di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:03

Aksi Maling Berkedok Ojol Grab Gegerkan Masjid di BAP 1 Kota Serang, HP Kaum Masjid Raib Saat Tertidur Usai Bersih-bersih

Berita Terbaru