Legislator PDIP Minta Pemerintah Kaji Ulang Penerapan Payment ID

Senin, 11 Agustus 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Sarifah Ainun Jariyah Menekankan agar Pemerintah Mengkaji Ulang Penerapan Payment ID. (dok)

Anggota DPR RI Sarifah Ainun Jariyah Menekankan agar Pemerintah Mengkaji Ulang Penerapan Payment ID. (dok)

Ia membandingkan dengan Australia, di mana pelaporan transaksi diimbangi dengan kompensasi tax refund 10-15 persen. Di Indonesia, dengan hanya 16,5 juta wajib pajak aktif dari 275 juta penduduk, sistem insentif seperti itu masih jauh dari angan-angan.

Alasan kedua adalah infrastruktur digital Indonesia yang sangat rentan. Sarifah menyoroti 3.814 kasus kebocoran data yang terjadi sepanjang 2023-2024.

“Bayangkan risiko jika data transaksi seluruh warga terkonsentrasi dalam satu sistem,” ujar legislator PDIP ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi kasus-kasus lain, seperti 120 ribu rekening nasabah yang diperjualbelikan. Terakhir, perlindungan hukum bagi korban kebocoran data dinilai belum memadai.

Kasus kebocoran data BPJS Kesehatan
pada 2023 yang menimpa 279 juta orang menjadi contoh nyata. Korban tak mendapat kompensasi sepadan, membuat masyarakat semakin rentan.

Penulis

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir
Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19

“Kami Seperti Dicekik” Nelayan Pesisir Banten Kritik Reklamasi Bojonegara, Minta Negara Hadir

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.

Berita Terbaru