Andra Soni Buka MPLS Sekolah Rakyat Banten, Perjuangkan Keadilan Sosial Masyarakat

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni saat Berfoto Bersama dalam Pembukaan MPLSR. (Ist)

Gubernur Banten, Andra Soni saat Berfoto Bersama dalam Pembukaan MPLSR. (Ist)

LEBAK – Gubernur Banten Andra Soni membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat (MPLSR) Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Jum’at (1/8/2025) dan SRMA 33 Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/8/2025).

Andra Soni mengatakan, Sekolah Rakyat hadir memperjuangkan keadilan sosial masyarakat, melalui akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

BACA JUGA :  Gebyar Talenta Banten 2026, Panggung Prestasi dan Alarm Integritas Pendidikan

Andra Soni menyebut kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah Rakyat ini adalah langkah besar menjawab tantangan akses pendidikan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang selama ini belum terjangkau,” katanya.

Andra Soni juga membagikan kisah hidupnya sebagai bukti pentingnya pendidikan dalam mengubah nasib.

BACA JUGA :  Gubernur 'Sentil' Infrastruktur Jalan Pandeglang: Jangan Bebankan kepada Pemprov Banten

“Saya pun dulu pernah jadi sopir angkot, bekerja serabutan. Tapi karena pendidikan, alhamdulillah berkat pendidikan saya bisa sampai ke posisi sekarang. Saya ingin anak-anak Banten punya kesempatan yang sama, tanpa terkendala biaya,” ucapnya di hadapan ratusan siswa dan orang tua SRMA 34 Kabupaten Lebak.

Penulis

BACA JUGA :  Jadwal SPMB Banten 2026, Gubernur Andra; Tidak Boleh Ada Titip-menitip

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar
72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang
Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen
Forum Anak Sampaikan Lima Tuntutan, Pemprov Banten Janji Wujudkan Aspirasi Forum Anak.
Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus
Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik
TPT Kabupaten Serang Tetap Tinggi Meski Turun 0,2 Persen
Gubernur Banten Alokasikan Rp10,8 Miliar untuk Bangun Jembatan di Serang, Ditargetkan Rampung November 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:33

Gubernur Banten Hindari Pertanyaan soal Anggaran Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:57

72 Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Marnah Menunggu Uluran Tangan Pemerintah yang Tak Kunjung Datang

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:27

Krisis Air Mencekik! Lebih dari 40 Hektar Sawah di Binong Gagal Panen

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:45

Abuya Muhtadi Pimpin Deklarasi Tolak LGBT di Pandeglang, Desak Pemkab Terbitkan Aturan Khusus

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50

Soroti Belanja Tenaga Ahli Rp55,47 Miliar di Banten, Pengamat; Jangan Jadi Ruang Akomodasi Kepentingan Politik

Berita Terbaru