Hati-hati! Kawasan Wisata Banten Lama Rawan Pencopetan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penziarah di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Minggu 15 Februari 2026. (Foto : Total Banten)

Suasana penziarah di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Minggu 15 Februari 2026. (Foto : Total Banten)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Kawasan wisata religi Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, kembali dikeluhkan rawan pencopetan. Kepadatan penziarah disebut dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi.

Lukman Hapidin, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang, menjadi salah satu korban. Ia kehilangan dua unit telepon genggam saat berziarah di kompleks makam Sultan Maulana Hasanuddin pada Minggu pagi, 15 Februari 2026.

BACA JUGA :  Teguh Ista'al Resmi Nahkodai Golkar Kota Serang, Terpilih Secara Aklamasi

Menurut Lukman, kedua ponsel tersebut disimpan di dalam tas yang dibawa di bagian depan. Ia terakhir melihat barangnya masih ada sekitar pukul 08.30. Namun, tak lama setelah berjalan menuju lokasi ziarah berikutnya, tasnya sudah dalam kondisi terbuka dan ponsel hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah ziarah di lokasi pertama masih ada. Baru jalan ke lokasi berikutnya, tas sudah terbuka dan dua HP sudah tidak ada,” kata Lukman, Senin (16/2/2026).

BACA JUGA :  Bersama Dinas Kesehatan, Lapas Serang Lakukan Test HIV Pada Warga Binaan

Ia menilai aksi pencopetan terjadi sangat cepat di tengah kerumunan penziarah yang cukup padat.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis
9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah
Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi
Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula
Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal
Habiskan Rp. 3,84 Miliar, Jalan Majau-Mekarwangi Rampung
Sebanyak 7.122 Rutilahu Mandeg, Masalah Lahan ‘Tak Clear and Clean’ Jadi Batu Sandungan di Kabupaten Serang
Bupati Serang Percepat Penanganan RTLH di Sindangheula, Pastikan Hunian Layak dan Aman
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:55

Senyum Bahagia 87 Pasien Katarak di Serang Kembali Melihat Dunia Berkat Operasi Gratis

Kamis, 23 April 2026 - 18:58

9.000 Jamaah Haji Banten Menuju Mekkah

Rabu, 22 April 2026 - 23:27

Revisi RTRW Kabupaten Serang: Antara Kepentingan Investor dan Sawah Dilindungi

Selasa, 21 April 2026 - 15:15

Perkim Serang Tandatangani Usulan RTLH Milik Kusnadi Desa Sindangheula

Selasa, 21 April 2026 - 15:05

Perkim Kabupaten Serang Berjibaku “Melawan” Kawasan Kumuh di Tengah Krisis Fiskal

Berita Terbaru