Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Sabtu, 5 September 2026 - 01:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Serang Najib Hamas Bersama Mahasiswa UI Bahas pemberdayaan warga Desa Tegalmaja, Kabupaten Serang, melalui program Panglimaja. Dok (Totalbanten.com)

Wakil Bupati Serang Najib Hamas Bersama Mahasiswa UI Bahas pemberdayaan warga Desa Tegalmaja, Kabupaten Serang, melalui program Panglimaja. Dok (Totalbanten.com)

TOTALBANTEN.COM, SERANG – Dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mendorong pemberdayaan warga Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, melalui program Panggung Literasi Masyarakat Berkelanjutan (Panglimaja).

Program tersebut tidak hanya menyasar peningkatan literasi, tetapi juga diarahkan untuk mengembangkan produk warga, memperkuat pemasaran, meningkatkan kualitas usaha hingga pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

BACA JUGA :  Transformasi Literasi, Gedung Perpustakaan Baru Kabupaten Serang Usung Konsep Inklusivitas

Panglimaja merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program itu telah berjalan sejak Februari 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Oktober 2026.

Dua mahasiswa UI yang menjalankan program tersebut, Bunga dan Sava, merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Nuansa Islam UI.

BACA JUGA :  Kabupaten Serang Dikepung Bencana Hidrometeorologi, 21.304 Jiwa Terdampak

Mereka mendorong agar program pemberdayaan di Tegalmaja tidak berhenti ketika masa pendampingan mahasiswa berakhir.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan
Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:00

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Berita Terbaru

Ketua komisi II DPRD Pandeglang, Yangto, memberikan keterangan kepada pers, Dok (Gun/Totalbanten.com)

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page