Target Capai Program Prioritas, BPKAD Kabupaten Serang Dongkrak Mutu SDM Lewat Teknologi

Kamis, 3 September 2026 - 12:37

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

“Nah, salah satunya karena kita ada media sosial. Ketika ada informasi baru yang kaitan dengan pengelolaan keuangan, dengan adanya grup tersebut bisa disebar langsung. Jadi tidak perlu kita sosialisasi mengumpulkan orang,” ujarnya.

Digitalisasi juga diterapkan dalam proses administrasi keuangan. Salah satunya melalui sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang kini dilakukan secara daring.

“Sekarang sudah tidak manual tapi online. Jadi SPM itu masuk, tidak diotorisasi lagi secara manual, melainkan langsung melalui aplikasi yang ada tersebut. Kita otorisasi lebih cepat. Sehingga nanti tidak lagi ada berkas yang tercecer,” kata Ishak.

Kinerja Pegawai Terus Dievaluasi

Ishak menilai kinerja SDM di BPKAD Kabupaten Serang saat ini sudah berjalan dengan baik. Namun, kondisi tersebut tetap perlu dijaga melalui peningkatan kompetensi dan semangat kerja.

“Kebetulan sekarang sudah bagus. Hanya kita harus menjaga supaya semangatnya ini masih kuat. Adapun ketika berbicara masalah kekurangan di Kabupaten Serang itu pasti ada kekurangan. Cuma kita maksimalkan teman-teman yang ada sekarang,” ujarnya.

Ia mengatakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu, juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelaksanaan tugas di BPKAD.

“Kalau saya lihat sebetulnya BPKAD ini sudah di jalurnya, sudah bisa jalan seperti itu. Adapun kalau tidak salah kita ada PPPK dan PPPK paruh waktu, kita manfaatkan juga mereka supaya bisa membantu teman-teman yang PNS,” kata Ishak.

Target Menjadi Ukuran Kinerja

Menurut Ishak, pencapaian program prioritas tidak dapat dipisahkan dari kinerja setiap pegawai. Setiap bidang memiliki target yang harus dicapai karena keterlambatan satu bagian dapat berdampak terhadap pencapaian target organisasi secara keseluruhan.

“Masing-masing kan punya kinerja yang diukur oleh kinerja masing-masing. Sekarang apalagi multitalenta ini harus ada. Jadi, ketika teman-teman di sini tidak mencapai target, itu pengaruh kepada kita juga pencapaian visi misinya,” ujarnya.

Ia mencontohkan proses pembentukan APBD. Jika produk atau tahapan yang seharusnya selesai tepat waktu mengalami keterlambatan, kondisi tersebut menunjukkan adanya kendala dalam pencapaian target.

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

Exit mobile version