Kondisi tersebut diikuti perbedaan antara kebutuhan industri dan kompetensi tenaga kerja yang tersedia. Pemerintah menjadikan pelatihan vokasi sebagai salah satu instrumen untuk melakukan re-training dan re-skilling tenaga kerja.
“Program vokasi ini adalah penting untuk re-training dan re-skilling karena memang supply dan demand-nya berbeda,” ujar Airlangga.
Di sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka turun dari 4,68 persen menjadi 4,65 persen. Jumlah pekerja formal juga meningkat dari sekitar 59,93 juta menjadi 60 juta orang pada periode Februari-Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebutuhan tenaga kerja turut meningkat seiring pertumbuhan investasi. Airlangga menyebut realisasi investasi telah mencapai lebih dari Rp1.001 triliun, tumbuh 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







