Warga Kubang Puji Serang Dilanda Krisis Air, Waga Terpaksa Beli Hingga dapat Donasi dari Arab Saudi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:20

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Krisis Air Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang (Ist/totalbanten).

“Kita beli satu tangki mobil ukuran 8.000 liter, airnya dapat beli, dan uangnya donasi dari Arab Saudi. Salah satu warga sini yang kerja di sana dan itu dari majikannya atau bosnya,” tutur Rifki.

Bantuan tersebut kemudian menjadi salah satu penopang kebutuhan air bersih warga di tengah kekeringan yang tak kunjung berakhir.

Di tengah persoalan tersebut, bantuan air bersih kembali datang. Kali ini dari DPC Partai Gerindra Kabupaten Serang bersama Tunas Indonesia Raya (Tidar) Banten.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan di Kecamatan Pontang dan Kecamatan Tirtayasa.

“Kita mengirim bantuan air bersih ke beberapa desa di Kecamatan Pontang dan juga Tirtayasa. Sekitar ada delapan titik yang ada delapan desa. Kegiatan pengiriman air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan,” kata Muhibbin.

Menurut dia, distribusi air dilakukan karena kebutuhan masyarakat terhadap air bersih semakin mendesak. Kekeringan yang melanda wilayah Serang Utara membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Kondisi masyarakat sangat membutuhkan air bersih tersebut. Karena kekeringan di dua tahun ini sangat banyak terdampak, maka kehadiran kita memberikan air bersih dalam rangka meringankan beban masyarakat. Ini tanda bahwa Partai Gerindra selalu hadir untuk memberikan solusi atas masalah-masalah rakyat,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa satu tangki air dengan kapasitas sekitar 8.000 liter, atau sama dengan volume air yang sebelumnya harus dibeli secara mandiri oleh masyarakat.

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius
Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos
Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif
7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil
Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk
Masih Nihil! Basarnas Banten Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang Saat Liput Erupsi GAK
5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan
Bikin Geger Warga Serang, Niat Buang Sampah Malah Temukan Mayat
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:55

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Jejak 5 Jurnalis Hilang Saat Liput GAK Masih Misterius

Kamis, 10 September 2026 - 16:58

Lawan Kerawanan Pangan di Tanah Jawara, DKP Banten Gandeng PT Pos

Kamis, 10 September 2026 - 15:26

Erupsi Gunung Krakatau Bikin Warga Serang Terpapar ISPA, Dinkes: Angkanya Fluktuatif

Rabu, 9 September 2026 - 22:40

7 SRU Dikerahkan, Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Rabu, 9 September 2026 - 12:53

Kejari Serang Cabut Perwalian Anak Korban Kejahatan, Wali Pengganti Ditunjuk

Berita Terbaru

Legislatif

DPRD Pandeglang: Pokir Tak Boleh Jadi Ruang Pungutan

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:00

You cannot copy content of this page

Exit mobile version