Literasi Tak Boleh Berhenti di Seremonial
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang, Rahmat Fitriadi, menegaskan bahwa belajar merupakan proses sepanjang hayat.
Artinya, pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena seseorang telah menyelesaikan satu jenjang sekolah. Perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu cepat justru menuntut masyarakat untuk terus memperbarui pengetahuan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahmat juga mengapresiasi Rumah Prestasi yang telah membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan wawasan dan kapasitas melalui kegiatan literasi.
“Keberhasilan itu bukan karena sumber daya alam yang banyak, tetapi dari sumber daya manusia yang berkualitas,” katanya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam. Tanpa sumber daya manusia yang berkualitas, potensi daerah justru sulit dikelola secara maksimal.
Karena itu, literasi harus lebih dari sekadar acara seremonial. Ukurannya bukan hanya berapa banyak kegiatan yang digelar, tetapi sejauh mana budaya membaca, menulis, berpikir kritis dan belajar benar-benar tumbuh di tengah masyarakat.
Wabup Dorong Kolaborasi DPKD dan Rumah Prestasi
Sementara itu, Wakil Bupati Serang H. M. Najib Hamas mendorong kolaborasi antara DPKD Kabupaten Serang dan Rumah Prestasi agar kegiatan literasi tidak berhenti dalam satu agenda.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya