Ratu Tani Bahagia Jadi Alternatif Tekan Inflasi di Kabupaten Serang

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Raya Bawang Merah, Ratu Tani Bahagia (dok;totalbanten).

Panen Raya Bawang Merah, Ratu Tani Bahagia (dok;totalbanten).

Febriyanto juga menjelaskan bahwa bantuan benih yang digunakan petani berasal dari APBD Kabupaten Serang melalui DKPP.

Bantuan tersebut, kata dia, diharapkan tidak berhenti pada satu kelompok penerima saja, tetapi dapat terus bergulir dan memberikan manfaat kepada masyarakat lainnya.

“Dana itu tidak perlu dikembalikan kepada OPD, namun terus digulirkan kepada masyarakat untuk berkesinambungan, membangun petani agar kredibilitas dalam bercocok tanam dan swasembada pangan terus lestari,” ungkapnya.

Selain mendorong produksi bawang merah, Pemkab Serang juga menargetkan pengembangan Kampung Hortikulturadi sejumlah wilayah.

Febriyanto menyampaikan, Bupati Serang berharap masyarakat, khususnya para petani dan penyuluh pertanian, dapat bersama-sama mendorong terbentuknya kampung-kampung hortikultura.

Program tersebut juga sejalan dengan Gerakan Pangan Perempuan yang digagas Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

BACA JUGA :  Pemkot Akui Pulau Lima Punya Kabupaten Serang, Pendapatan Pajak Dibekukan!

“Jadi setiap kampung, ibu-ibu segera memberdayakan diri, memanfaatkan diri untuk bermanfaat kepada masyarakat, menjadikan kampungnya Kampung Hortikultura,” tuturnya.

Panen raya tersebut dilakukan secara simbolis oleh Asda II Febriyanto bersama Kepala DKPP Suhardjo, Kepala Diskoperindag Adang Rahmat, Kabid KIP Diskominfo Ahmad Jajuli, Kepala BRMP Banten Andry Polos, unsur Muspika serta para petani.

BACA JUGA :  Bapenda Kabupaten Serang Bahas Perubahan Perda yang Tak Masuk Propemperda 2026

Melalui perluasan lahan, bantuan benih dan pola tanam secara bertahap, Pemkab Serang menargetkan produksi bawang merah terus meningkat. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat dapat lebih banyak dipenuhi dari produksi lokal sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah dan membantu pengendalian inflasi.

 

Penulis

Editor : Engkos Kosasih

Follow WhatsApp Channel totalbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede
Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL
Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam
Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Gubernur Minta Warga Pakai Masker
Komitmen Efisiensi Energi Berbuah Penghargaan, Banten Raih Juara 2 Nasional
Mahasiswa UI Dorong Panglimaja Jadi Senjata Warga Tegalmaja Lawan Pengangguran
Jika Anda menemukan kekeliruan dalam pemberitaan kami, ingin memberikan saran pengembangan konten, atau ingin menggunakan Hak Jawab dan Hak Koreksi sesuai dengan Undang-Undang Pers, silakan hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website kami.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:00

Karang Taruna Desak ESDM Buka Izin Tambang Pulo Ampel, Soroti Debu hingga Ancaman Gunung Gede

Selasa, 8 September 2026 - 00:04

Produksi Sampah Kabupaten Serang Capai 1.100 Ton per Hari, 400 Ton Akan Dikirim ke PSEL

Senin, 7 September 2026 - 12:13

Pembahasan APBD Perubahan Banten Tak Sesuai Timeline Aturan, Sekda: Sudah Diserahkan Kemarin

Senin, 7 September 2026 - 12:03

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Kesehatan, Dinkes Banten Siagakan Faskes 24 Jam

Minggu, 6 September 2026 - 16:09

Abu Vulkanik Sampai ke Pandeglang, Fuhaira Amin Minta Pedagang Jangan Aji Mumpung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page