“Semoga bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat, terutama yang membutuhkan terapi gagal ginjal. Oleh karena itu saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik yang muda maupun yang tua, untuk mengonsumsi makanan yang sehat,” ucapnya.
Ia menilai pola hidup dan pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor yang perlu menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, warga diminta menjaga asupan makanan dan menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu tingginya kadar gula.
“Tadi saya tanya ini karena apa, tentu pertama karena pola hidup, pola makan, makanan yang tidak sehat. Oleh karena itu tolong jaga kesehatan, jaga pola makan yang sehat, konsumsi makanan yang sehat, tidak mengonsumsi makanan-makanan yang memicu tingginya gula,” tegas Ratu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ratu juga mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 300 pasien yang rutin menjalani cuci darah di RSDP Serang. Pasien tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Serang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Kota Serang, Pandeglang, Cilegon dan wilayah lainnya.
“Sangat memprihatinkan, ada 300 pasien cuci darah dari kabupaten/kota yang lain. Tidak hanya Kabupaten Serang, ada Kota Serang, Pandeglang, Cilegon dan yang lainnya,” ungkapnya.
Atas kondisi tersebut, Ratu mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan sejak dini. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menunggu sampai mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Jadi tolong kita dan media semua, kita harus jaga kesehatan sehingga kita sehat terus dan jangan sampai kita ada di dalam sini,” ajaknya.
Sementara itu, Direktur RSDP Serang dr. Rahmat Setiadi mengatakan, peringatan HUT ke-88 RSDP tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya