Pernyataan tersebut menempatkan pelayanan publik sebagai salah satu ukuran bagaimana semangat kemerdekaan diterjemahkan pemerintah daerah. Sebab, bagi masyarakat, kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya sesuatu yang diperingati setiap 17 Agustus, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Merdeka di Tengah Ledakan Informasi
Pesan Bupati tidak berhenti pada pembangunan fisik dan pelayanan publik. Di tengah derasnya arus informasi, ia juga meminta masyarakat tidak kehilangan nalar dalam menggunakan media sosial.
Ratu mengingatkan warga agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gunakanlah medsos dengan bijak. Kalau ada informasi yang kira-kira belum diketahui kebenarannya, maka kita sebagai warga negara yang baik hendaknya tidak mengikuti alur itu,” katanya.
Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat di ruang digital tetap harus disertai tanggung jawab.
Ia pun mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum penggunaan media sosial.
“Kita akan terkena UU ITE jika kita melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu, bijaklah dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Editor : Andre S Negara







