TOTALBANTEN.COM, PANDEGLANG – Distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukaratu 6, Kabupaten Pandeglang, terhenti akibat kepala SPPG meninggalkan lokasi.
Kondisi itu mencuat setelah Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) menerima laporan warga yang mengeluhkan anaknya tidak lagi mendapatkan makanan bergizi gratis.
Ketua PPBNI Cabang Pandeglang Khaerudin mengatakan, laporan datang dari warga yang mengaku anaknya tidak lagi menerima MBG. Menurut dia, program tersebut cukup membantu keluarga penerima karena dapat mengurangi pengeluaran untuk uang jajan anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada warga yang datang ke saya, bilang kalau anaknya sudah tidak mendapatkan MBG. Kebetulan warga tersebut merupakan warga berkekurangan, jadi MBG yang diterima anaknya dapat menghemat uang jajan,” kata Khaerudin kamis (13/8/2026)
Sebelum mendatangi dapur SPPG, PPBNI mengaku telah mengundang sejumlah pihak terkait, termasuk yayasan pengelola dapur, Satgas MBG, koordinator wilayah (Korwil), dan koordinator kecamatan (Korcam).
Namun, menurut Khaerudin, hanya perwakilan yayasan dan Korcam yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan itu kemudian mengungkap persoalan yang disebut menjadi penyebab terhentinya operasional SPPG Sukaratu 6. Pihak PPBNI mendapat penjelasan bahwa kepala SPPG yang bertugas di dapur tersebut telah meninggalkan lokasi sehingga operasional dapur berhenti.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya