Di balik meningkatnya minat menjadi PMI, tersimpan persoalan klasik yang masih menghantui dunia ketenagakerjaan di Kota Serang salah satunya Minimnya lapangan pekerjaan dan dugaan praktik pungutan atau “uang admin” dalam proses rekrutmen disebut menjadi alasan sebagian warga memilih bekerja di luar negeri.
Salah seorang PMI asal Kota Serang yang bekerja di Taiwan, Tati (bukan nama sebenarnya), mengaku keputusan meninggalkan kampung halaman bukanlah pilihan mudah. Namun tekanan ekonomi membuatnya tak memiliki banyak pilihan.
“Susah banget cari kerja di Serang. Kalau ada juga harus pakai duit admin,” ujar tati kepada totalbanten.com, Rabu (5/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Tati, besarnya penghasilan yang ditawarkan perusahaan di luar negeri menjadi daya tarik utama. Dengan latar belakang pendidikan hanya lulusan SMP, ia mengaku mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp10 juta per bulan.
Editor : Engkos Kosasih
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya